5 Tips Aman yang Bisa Dilakukan saat Mengajukan Pinjaman UKM

  • Whatsapp
5-Tips-Aman-yang-Bisa-Dilakukan-saat-Mengajukan-Pinjaman-UKM
Foto dari Canva

Banyak sekali masyarakat Indonesia yang tertarik untuk menjalankan UKM atau usaha kecil dan menengah. Sayangnya niat tersebut terhalang dana atau modal sehingga ide yang dimiliki tidak dapat direalisasikan secara optimal. Fasilitas pinjaman UKM dapat menjadi alternatif solusi yang bisa diambil. Agar bisa mendapatkan modal yang mencukupi maka pinjaman ini bisa jadi pilihan terbaik.

Pengajuan Pinjaman UKM

Mengajukan pinjaman untuk menjalankan sebuah usaha memang merupakan hal yang lumrah terjadi. Namun, bukan berarti hal ini dapat Anda lakukan secara asal-asalan. Tetap harus ada perhitungan matang agar pengajuan pinjaman ini bisa berjalan lancar dan memberi manfaat. Berikut adalah 5 tips aman yang dapat Anda lakukan saat akan mengajukan pinjaman untuk modal UKM:

Read More

1. Tentukan Perhitungan Modal

Pertama, silakan tentukan dulu perhitungan nilai modal yang Anda butuhkan. Ini menjadi sebuah prinsip penting yang harus dipahami jika Anda ingin mengajukan pinjaman untuk modal usaha. Anda harus tahu dulu berapa banyak modal yang akan dibutuhkan. Perhitungan modal ini harus benar-benar akurat dan sesuai dengan rencana usaha yang akan Anda jalankan.

Bagaimana dengan para pemula yang belum punya pengalaman di bidang usaha? Carilah referensi sebanyak mungkin agar bisa memperhitungkan nilai modal secara akurat. Lakukan survei untuk mengetahui berapa besar modal agar rencana usaha yang Anda miliki bisa segera dijalankan.

2. Pilih Jenis Pinjaman yang Tepat

Ada banyak sekali jenis pinjaman yang bisa diambil saat Anda akan menjalankan sebuah usaha. Saat ini menemukan pinjaman bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Begitu banyak penawaran pinjaman yang bisa memfasilitasi Anda untuk menerima modal usaha. Namun, jangan asal ambil pinjaman dan pastikan Anda benar-benar melakukan pertimbangan matang saat memilih jenis pinjaman.

Sangat disarankan untuk memilih jenis pinjaman yang tanpa agunan karena biasanya lebih ringan dan mudah. Selain itu, coba temukan jenis pinjaman yang memang dibuat khusus untuk keperluan modal usaha. Pastikan tipe pinjaman tersebut benar-benar memenuhi kebutuhan Anda sebagai pelaku usaha.

3. Pahami Persyaratan Pinjaman

Tips berikutnya yang dapat dilakukan adalah silakan pahami dulu apa saja syarat pinjaman yang harus dipenuhi. Tentunya Anda harus memastikan bahwa semua persyaratan pinjaman tersebut sesuai dengan kriteria Anda. Jangan mengajukan pinjaman UKM yang syarat-syaratnya sulit untuk Anda penuhi karena nanti proses pengajuan dan pencairannya bisa jadi lebih rumit.

4. Lakukan Perhitungan Bunga

Setiap jenis pinjaman pasti punya bunga, jadi pastikan Anda juga memperhitungkan faktor bunga ini sebelum mengajukan pinjaman. Cari tahu berapa besar bunga yang harus ditanggung jika Anda meminjam uang dengan jumlah tertentu untuk jangka waktu tertentu. Lakukan perhitungan sehingga Anda bisa memperkirakan berapa banyak jumlah angsuran yang harus Anda tanggung sampai utang lunas.

5. Lakukan Analisis 5C

Selanjutnya lakukan analisis 5C yaitu Capacity, Collateral, Character, Conditions, dan Capital. Capacity artinya kapasitas Anda dalam mengembalikan dana. Kemudian collateral berhubungan dengan kepemilikan aset penjamin pinjaman. Character adalah penilaian berdasarkan kepribadian, condition merupakan kondisi pasar yang berpengaruh pada usaha, dan capital yang menyangkut nilai bersih usaha.

Itulah 5 tips aman untuk mengajukan pinjaman UKM agar Anda bisa menjalankan usaha dan tidak terlilit utang. Anda juga bisa mulai berinvestasi untuk mengembangkan usaha yang sudah Anda rintis. Banyak jenis investasi yang bisa dijadikan pilihan dan salah satunya adalah sistem investasi peer to peer lending di Indonesia yang terbilang aman dan menguntungkan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *